Kehamilan yang ke-empat ini tak sedikit pun membuat semangat saya untuk belajar menjadi berkurang, termasuk untuk mengikuti acara Seminar & Baking Business Solution Demo 'Cake Fiesta' Cake Ala Selebriti yang diadakan oleh Sriboga di Bekasi. Jarak yang jauh tak menyurutkan niat saya, apalagi para Chef yang hadir adalah mereka yang selama ini sering saya lihat di akun medsos saya.
Jadilah saya berangkat dari rumah jam setengah satu dini hari, ditemani PakSu dan juga Kaukab. Hazel dan Ica tetap di rumah karena mereka harus tetap sekolah, dan khodimat saya menginap di rumah untuk menemani mereka.
Nyupir tengah malam bukan yang pertama kali buat saya. Biasanya ke Jakarta juga berangkat dini hari seperti itu, agar bisa sampai pagi di Jakarta. Juga tiap pulag ke Bali yang biasanya saya nyupir sendiri karena PakSu masih belum move on dari trauma latihan nyupirnya. Yang jadi kendala hanyalah kondisi kehamilan saya yang masuk minggu ke-6, dengan segala keluhan mual, pusing dan moody nya.
Jam tiga pagi sudah masuk ke rest area KM 42 Balaraja karena rasa mual sudah mulai sulit dikendalikan. Jadilah rehat disana hingga shubuh tiba. Setelah menunaikan sholat, perjalanan pun dilanjutkan kembali. Google maps menunjukkan waktu 1 jam 48 menit untuk dapat tiba di tempat acara. Saya bayangkan macet yang seringnya ditemui di sepanjang tol Bekasi imbas dari pembangungan jalur baru di atas, yang namanya saya ga tahu, maklum ndeso saya mah yaaa... hahahaha.... Jadilah saya mikir harus bisa melewati tol Bekasi sebelum macet melanda.... etdaaahhh....
Dengan semangat 45 saya pacu si Hitam Manis melalui Tol Jakarta-Merak, lanjut ke Tol Dalam Kota dan nyambung ke Tol Jakarta-Cikampek dan keluar di Pintu Tol Cikunir. Jam 6 pagi saya sudah sampai ke Hotel Santika Premiere, tempat acara hari itu berlangsung, sementara acara baru akan dibuka jam 9 pagi sesuai jadwal.
Buka FB, langsung lihat postingan Chef Wendi yang sudah tiba di tempat acara dan memperlihatkan suasana di dalam ruangan yang telah siap menyambut para peserta. Lega lah hati saya. Langsung deh saya komen kalau saya juga sudah tiba di parkiran, ahahaha.... Dan terkaget-kaget lah beliau.
Jam 7 teng saya baru berani masuk ke tempat acara, pepotoan di depan spanduk selamat datang, mumpung belum ada yang lihat, ahahahaha.... Panitia sudah banyak yang hilir mudik menyiapkan segala sesuatu. Kemudian satu persatu peserta juga berdatangan. Jam 8 registrasi dibuka, dan saya berkesempatan fotbar dengan Chef Wendi sebelum pengunjung makin banyak. Chef yang berteman dengan saya di FB ini aslinya sama ramahnya dengan di FB, selalu hangat menyapa ibu-ibu dan full senyum. Banyak ibu-ibu yang silih berganti ingin fotbar dengan beliau.
Jam 9 pagi acara dimulai, dibuka dengan beberapa sambutan yang penuh canda dari pihak Sriboga, acara baking demo pun dimulai. Satu persatu Chef Sriboga mendemokan pembuatan cake yang diselingi pertanyaan dari para peserta yang selalu dijawab dengan cepat dan penuh canda oleh Chef yang tampil. Acara berjalan dengan penuh antusias, apalagi ketika kemudian Chef Dedi Rustandi hadir memberikan Baking Business Solution bagi para pelaku UKM seperti saya ini. Benar-benar sangat mencerahkan dan langsung to the point.
Setelah makan siang dan sholat dhuhur, acara kembali dilanjutkan hingga jam 3 sore. Puluhan door prize sukses membuat ibu-ibu harap-harap cemas, ahahaha, dan saya kebagian door prize sekotak keju Meg, alhamdulillaah....
Setengah empat sore saya kembali membawa si Hitam Manis pulang. Jok belakang sudah ramai dengan tepung Yokozuna, tepung yang hari itu jadi bahan utama pembuatan aneka cake yang didemokan, tepung premium dari Sriboga yang dibuat khusus untuk keperluan pembuatan cake. Sepanjang jalan pulang kemacetan menyambut saya, hingga maghrib baru memasuki tol Jakarta-Merak. Dan mulailah drama berlangsung. Mual, pusing dan moody saya kumat. Hampir di tiap rest area saya berhenti demi menetralkan suasana badan dan hati.
Perjuangan terberatnya ketika mulai keluar dari tol, sepanjang jalan Serang-malingping yang biasanya dilalui paling lama 3 jam mulur menjadi 4 jam karena semua rasa yang bermunculan, lebay banget ya.... Telepon yang terus berbunyi dengan notif WA dan messenger tak sedikit pun saya buka. Jam 12 tengah malam, akhirnya sampai juga saya di rumah dan langsung 'ngabeubeutkeun maneh' ke tempat tidur....
Kapok??? Nggak!!! saya masih ingin ikut lagi kegiatan seperti itu yang membuat wawasan saya makin bertambah dan bertemu idola saya....


