Ud’unii astajib lakum, artinya berdo’alah padaKu maka akan
Ku kabulkan (Q.S. Al-Mukmin: 60). Pastinya sudah sering banget denger ayat ini,
atau sering banget baca ayat ini. Tapi, sudah yakinkah dengan sepenuh hati
kebenarannya? Atau masih ngambang antara yakin dan tidak karena perasaan sih
sudah banyak berdo’a, tapinya koq belum dikabulkan saja? Haruuuuuhhhh….
Kudu yakin!
Sekali lagi, KUDU YAKIN!!!
Ini Allah
yang berfirman, lho! Ini Allah yang janji! Sedangkan tiada satu pun janji Allah
melainkan akan terbukti kebenarannya. Kalo saya yang janji mah wajar aja gak
yakin juga, tapi ini mah Allah, yang Maha segalanya, yang memiliki segalanya,
dimana langit dan bumi ini ada dalam genggamanNya.
Penelitian-penelitian
membuktikan, ketika kita berdo’a, berharap, memikirkan suatu hal, maka
sesungguhnya kita sedang melepaskan energy yang luar biasa dahsyat ke alam semesta.
Dan energy itu seperti magnet yang menarik energy yang sejenis dengan itu. Itu sebabnya
ketika kita memikirkan sesuatu, maka hal-hal tentang sesuatu itu yang seolah
datang terus pada kita. Contoh, ketika kita menginginkan motor Yamaha NMax,
artinya kita sedang memberikan atensi pada motor itu. Maka motor Yamaha NMax
ini mendadak jadi sering kita temui di jalan. Itu artinya kita sedang
terkoneksi dengan si Yamaha NMax. Atau bahkan merasa bahwa motor yang biasa
kita tumpangi mendadak seperti Yamaha NMax. Saat itu kita sedang mengeluarkan energy yang
direspon oleh alam semesta. Semakin kita yakin dengan keinginan kita, semakin
kita sering memikirkan do’a kita, maka semakin besar energy yang kita
pancarkan. Semakin besar energy yang terkumpul, semakin dekatlah pada terwujudnya
harapan kita.
Sudah berdo’a
dengan sungguh-sungguh, tapi belum terkabul juga, Teh…
Yakin
nggak dengan do’anya? Sering berpikir bahwa do’anya terkabul? Atau justru lebih
sering berpikir bahwa do’anya tidak terkabul?
Ingat,
di lain ayat dalam Al-Qur’an Allah berfirman: Sesungguhnya Aku tergantung
prasangka hambaKu.
Ketika kita
lebih sering memikirkan kekhawatiran do’a kita tak terkabul, maka sesungguhnya
kita sedang berprasangka pada Allah bahwa Allah tidak akan mengabulkan do’a
kita. Dan yang terjadi selanjutnya adalah do’a kita tidak terkabul.
Jadiiii,
mulailah berprasangka baik pada Allah. Dengan mulai berpikir bahwa do’a kita
dikabulkan oleh Allah. Lalu merasakan seolah do’a kita sudah terkabul. Merasakan
kesyukuran yang teramat di dalam hati. Lalu Allah akan menggerakkan segala yang
ada di langit dan di bumi untuk mewujudkan harapan kita.